RAPAT TEKNIS PENYEMPURNAAN DAN IMPLEMENTASI SINGLE DATA SYSTEM


Salatiga – Dalam rangka penyempurnaan dan implementasi aplikasi Single Data System untuk menyediakan data statistik sektoral yang up to date dan valid diperlukan upaya yang lebih mendalam untuk mengumpulkan dan mengolah data yang berasal dari SKPD. Salah satu upayanya adalah dengan melakukan integrasi data dan aplikasi dari SKPD yang telah mempunyai aplikasi pengolah data, hal itu disampaikan oleh Dra. Ratna Dewajati, ST, MT selaku Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah pada pembukaan Rapat Teknis Penyempurnaan dan Implementasi Single Data System dalam hal ini mewakili Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah, Senin-Selasa (21-22 Mei 2018). Kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari di Ballroom Hotel Grand Wahid, Salatiga diikuti oleh para Kepala Bidang di lingkungan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah dan beberapa SKPD.

Sebelum melakukan integrasi perlu dilakukan evaluasi terhadap aplikasi Single Data Sistem yang telah tersusun, untuk itu masukan, kritik dan saran dari seluruh anggota tim sangat diperlukan demi sempurnnya aplikasi Single Data System ini, ujar Ratna. Saat ini Single Data System telah terintegrasi dengan data kependudukan (Dispermasukcapil), data Kemiskinan (Bappeda), Data Kepegawaian (BKD) serta data Realisasi APBD (BPKAD). Selanjutnya  data-data statistik sektoral dari masing-masing SKPD seperti pendidikan, kesehatan, social, pertanian, kelautan perikanan dan lain-lain menjadi target kita untuk dilakukan integrasi.

Ratna juga menginformasikan bahwa untuk aplikasi Open Data Provinsi Jawa Tengah saat ini telah terintegrasi dengan 22 Kabupaten/Kota dan akan segera menyusul Kabupaten/Kota yang lain untuk melakukan integrasi. Untuk aplikasi Open Data ini selain kita memfasilitasi pelaksanaan integrasi data dengan Kabupaten/Kota,  juga perlu mendorong Kabupaten/Kota untuk terus mengisi dan memperbaharui data yang tersedia dalam open data sehingga data yang tersedia dalam open data akan selalu valid dan up to date

Dalam kesempatan itu Ratna juga menyampaikan untuk SKPD yang belum mempunyai aplikasi pengolah data perlu pula dipikirkan tata cara kontribusi data dari SKPD yang bersangkutan dalam aplikkasi Single Data System. Selain itu juga mengharapkan komitmen masing-masing Tim untuk terus berupaya menyempurnakan hasil yang telah diperoleh ini dengan menyediakan waktu dan tenaganya demi  kesempurnaan aplikasi Single Data System ini mengingat aplikasi ini tidak hanya menjadi tugas Bidang Statistik saja tetapi merupakan tugas dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah. Untuk itu dibutuhkan kolabarasi antar Bidang Di Dinkominfo ini yang untuk secara bersama melakukan integrasi data dan aplikasi pada Single Data System ini.

Harapan kami dengan pertemuan ini Single Data System dapat terintegrasi (link) dengan aplikasi-aplikasi pengolahan data di SKPD yang kemudian dapat dipublikasikan secara online serta  dapat menjadi acuan ataupun rujukan bagi pelaku pembangunan dan masyarakat dalam penyusunan perencanaan dan pengendalian pembangunan di daerah. tegasnya. (Riza_St)/Kominfo.

 

  

 

By | 2018-05-22T15:36:49+00:00 May 22nd, 2018|Berita|0 Comments

Leave A Comment