PATI – Sebanyak 10 santri penghafal Alquran di Ponpes Tahfidhul Quran Al-Fudlola, Desa Pakis Kecamatan Tayu Kabupaten Pati mendapatkan hadiah dari Wagub Taj Yasin Maimoen, Kamis (29/10/2020).

 

Kepada para santri, Wagub  meminta para hafiz dan hafizah atau penghafal Alquran tidak hanya menghafal Alquran, tapi juga mengamalkannya. Selain itu juga harus tadabbur, tidak cuma membaca ayat-ayat Alquran beserta artinya dengan baik dan benar, melainkan juga dapat mempraktikannya.

 

“Kita dimudahkan menghafalkan Alquran tetapi juga harus mengamalkan. Karena suatu zaman nanti akan banyak orang hafal Alquran tetapi sedikit mengamalkan. Menghafal pun tidak hanya hafal bacaannya, namun harus pula hafal dan memahami tafsirnya secara benar,” ujar Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin.

 

Dijelaskan, tafsir Alquran berkembang selaras dengan zaman, karena itu semakin banyak yang menafsirkan ayat. Seperti sekarang sudah ada dunia maya, maka Alquran juga bisa bercerita tentang dunia maya. Selain itu keberkahan Alquran juga berisi mengenai berbagai persoalan dunia, llmu kesehatan, pendidikan, dan ilmu lainnya.

 

“Keberkahan Alquran salah satunya menyelesaikan berbagai masalah di dunia. Termasuk masalah virus Corona yang menjangkit negara-negara di belahan dunia,” katanya.

 

Karena itu, sebagai bentuk apresiasi kepada hafiz dan hafizah di Jateng, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan hadiah uang tunjangan. Doa para penghafal Alquran untuk pemerintah sangat dibutuhkan. Karena bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, Gus Yasin pun memimpin shalawatan yang diikuti para santri dan pengurus ponpes. (Humas Jateng)