SEMARANG – Sebanyak 19 pegiat lingkungan dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah, mendapat penghargaan dari pemerintah provinsi setempat. Penghargaan Kalpataru dan Inovasi Program Kampung Iklim (Proklim) 2023 diserahkan Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jateng, Selasa (10/10/2023).

Penghargaan Kalpataru dan Inovasi Proklim 2023 tingkat Provinsi Jateng diberikan kepada para pegiat lingkungan, yang telah berkontribusi dalam merintis, mengabdi, menyelamatkan, membina upaya perlindungan lingkungan hidup, serta pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan. Sebanyak 19 penerima penghargaan tersebut, terdiri dari 11 penerima penghargaan Kalpataru dan 8 penerima Inovasi Proklim.

“Selamat kepada bapak dan ibu yang mendapat penghargaan. Mudah-mudahan penghargaan ini memotivasi bapak dan ibu untuk bisa menularkan kepedulian lingkungan kepada yang lain, dan menginspirasi masyarakat,” ujar sekda.

Menurutnya, memulihkan kondisi lingkungan seperti sebelumnya, jauh lebih berat dari upaya mempertahankan kondisi lingkungan yang ada sekarang. Terlebih tidak sedikit orang yang hanya berfikir dari sisi ekonomi tanpa memedulikan masalah keberlanjutan lingkungan, serta dampak dari kerusakan lingkungan yang akan terjadi.

Sekda berharap, partisipasi dan kiprah para pegiat lingkungan dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan secara perorangan maupun kelompok, akan menjadi insprirasi bagi masyarakat lain, untuk bersama-sama peduli terhadap lingkungan. Sehingga ke depan, kesadaran dan pertisipasi masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan semakin meningkat.

“Kami berterima kasih kepada panjenengan sebagai masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Apreaiasi dan penghargaan ini tidak ada apa-apanya dibanding kontribusi yang diberikan. Tapi ini wujud terima kasih kami kepada para penerima penghargaan, yang sudah menjadi bagian dari masyarakat yang sangat peduli terhadap lingkungan,” ucap sekda.

Kepala DLHK Jateng Widi Hartanto mengatakan, Pemprov Jateng melalui DLHK memberikan penghargaan Kalpataru kepada beberapa individu dan kelompok masyarakat, yang telah melaksanakan upaya rehabilitasi hutan atau lahan perlindungan dan konservasi satwa liar, pengelolaan limbah dan sampah, perlindungan dan pengamanan hutan, rehabilitasi hutan dan lahan, serta pendidikan lingkungan.

Selain penghargaan Kalpataru, imbuh Widi, pemprov juga memberikan apresiasi kepada kelompok pelaksana Proklim yang telah mengembangkan inovasi dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan. Pada 2023, apresiasi diberikan kepada kelompok pelaksanaan program yang telah mengembangkan inovasi, dalam kelembagaan pengelolaan sampah pertanian organik, perlindungan mata air, dan pengelolaan limbah.

“Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jateng bersama kabupaten dan kota, terus melakukan pembinaan kepada para pegiat lingkungan, serta kader lingkungan hidup dan kehutanan, yang telah melaksanakan aksi-aksi dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” katanya.

Berikut daftar penerima Penghargaan Kalpataru

1. Tatiek Sri Rochiati (warga Tugurejo Kecamatan Tugu, Kota Semarang)

2. Ja’far Labib  (Desa Jepat Lor, Kecamatan Tayu Kabupaten Pati)

3. Fatah Syaifur R (Ngadirejo, Kabupaten Temanggung)

4.Noor Sofiah (Slawi Kulon, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal)

5.Sagiman (Desa Grogol, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo)

6. Kompok Basecame Pajero Sindoro (Desa Reco, Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo)

7. Masyarakat Peduli Api Rimba Slamet (Desa Jurangmangu Kecamatan, Pulosari Kabupaten Pemalang)

8. Bank Sampah Bumi Asri (Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung)

9. Achmad Ri’fan (Jalan Gajahmada, Kecamatan Margersari, Kabupaten Rembang)

10. Karnawi (Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati)

11. M Tasrifin Salim (Ponpes Al Adalah Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal)

 

 

Penghargaan Inovasi Proklim

1. Proklim Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang

2. Proklim Karangsalam Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas

3. Proklim Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas

4. Proklim Perum BPI Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang

5. Proklim Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang

6. Proklim Jambon Gesikan, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang, Kabupaten Magelang

7. Proklim Perum Korpri Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang

8. Proklim RW 9 Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang, Kabupaten Magelang

(Humas Jateng)*ul