SEMARANG – Sebanyak 24 calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah mengikuti tahapan tes psikologi, di Fakultas Psikologi Undip, Tembalang, Jumat (24/7/2020). Mereka diharuskan mengerjakan tes tertulis dan diskusi

 

Dekan Fakultas Psikologi Undip Dian Ratna Sawitri mengungkapkan, tes psikologi ini bertujuan untuk mengetahui kapabilitas baik mental maupun intelegensi, terkait tugas yang akan diemban komisioner KPID Jateng.

 

“Tes psikologi yang dijalani ini untuk mengukur intelegensia dan logika calon komisioner. Juga mengetahui kapabilitas pengambilan keputusan dan presistensi (kegigihan) dalam mengupayakan suatu peraturan,” ujarnya.

 

Menurut Dian, hal itu penting, karena komisi tersebut merupakan corong bagi masyarakat, menyuarakan dan mengkritisi penyiaran baik radio maupun televisi.

 

“Tujuan dari tes yang dilakukan untuk mengetahui  komitmen dan concern (perhatian) terhadap materi penyiaran yang berdampak kepada masyarakat. Harapannya nanti komisioner peka terhadap permasalahan dan isu yang sedang berkembang. Lalu bagaimana mereka menyaring konten media serta memprediksi dampak bagi masyarakat,” tuturnya.

 

Nantinya, kata Dian, calon yang terpilih adalah mereka yang memiliki jejaring luas. Sehingga diharapankan komisioner yang terpilih bisa menjembatani keinginan masyarakat pada birokrasi dan pihak yang berkepentingan.

 

“Harapannya, sosok yang nanti terpilih sebagai komisioner KPID merupakan seseorang yang mau belajar, mengikuti perkembangan isu bekerja sama dalam tim. Terutama, mereka bisa mewakili kepentingan masyarakat,” harap Dian.

 

Seorang peserta seleksi calon komisioner KPID Jateng Putut Ami Luhur mengatakan melakukan persiapan matang, hingga akhirnya bisa ke tahap tes psikologi.

 

“Kalau di tes psikologis saya lebih banyak istirahat, banyak baca-baca tentang UU Penyiaran nomor 32/2012. Kalau kesulitan tidak ada, hanya waktunya dibatasi, jadi harus lebih cepat dan tepat menjawab pertanyaan,” paparnya.

 

Sebagai informasi, seleksi calon komisioner KPID Jateng sudah bergulir sejak medio Juli. Dari sebelumnya 30 peserta yang menjalani tes tertulis kemudian tersaring menjadi 24 peserta. Nantinya, dari 24 peserta tersebut akan diseleksi hingga menjadi 14 peserta yang akan dilaporkan kepada DPRD Provinsi Jawa Tengah pada Agustus 2020.

 

Ketua Tim Seleksi calon komisioner KPID Jateng Ahmad Darodji sebelumnya menyampaikan, penyeleksian akan dilakukan secara subjektif dan diawasi dengan ketat. Selain itu, di masa Pandemi Covid-19, pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan, dengan mewajibkan peserta tes memakai pelindung wajah bermasker dan menjaga kebersihan. (Pd/Ul, Diskominfo Jateng)