Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (LKJiP)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2020 merupakan laporan kinerja pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah selama satu tahun, disusun guna memberikan gambaran terhadap kinerja penyelenggaraan urusan pemerintahan wajib pelayanan dasar, wajib non pelayanan dasar, urusan pilihan, dan fungsi penunjang pemerintahan daerah. Namun pada tahun 2020 ini terjadi bencana pandemi covid-19 yang dialami Provinsi Jawa Tengah, dan juga secara global mempengaruhi berbagai aspek pemerintahan. Hal tersebut berdampak pada krisis multisektor, sehingga berdampak pada ketidaktercapaian indikator kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 merupakan pelaksanaan tahun kedua RPJMD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 – 2023 yaitu sesuai dengan RKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020, yang ditujukan untuk “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Didukung Peningkatan Kualitas Hidup Dan Kapasitas Sumber Daya Manusia”. Keberhasilan pelaksanaan pembangunan tahun 2020 ditunjukkan dengan tingkat ketercapaian indikator kinerja makro Jawa Tengah dan capaian target indikator kinerja sebagaimana telah ditetapkan dalam RKPD dan Perjanjian Kinerja Gubernur. Adapun Indikator kinerja makro Jawa Tengah, sesuai dengan data rilis BPS dapat disajikan sebagai berikut, yaitu kemiskinan 11,41 lebih tinggi dibanding kemiskinan nasional sebesar 9,78%, pertumbuhan ekonomi Jawa tengah Pada tahun 2020 mencapai minus 2,65 persen. TPT pada tahun 2020 sebesar 6,48% lebih rendah dibandingkan TPT Nasional sebesar 7,07%, Indek Gini pada Maret 2020 sebesar 0,362, IPM sebesar 71,87, sedangkan PDRB masih menunggu rilis. Adanya pandemi COVID-19 diawal tahun 2020 dan seiring dengan adanya kebijakan pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan kebijakan belanja daerah yaitu dengan refocussing anggaran yang diarahkan untuk penanganan dampak pandemi COVID-19 di sektor kesehatan, jaring pengaman sosial maupun jaring pengaman ekonomi. Terjadinya Covid-19 selama tahun 2020 telah menyebabkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah merosot dari 5,40% (2019) menjadi minus 2,65%. Menurunnya kinerja perekonomian tersebut menyebabkan kemiskinan Provinsi Jawa Tengah yang selama tahun 2014 hingga 2019 terus mengalami tren penurunan, pada tahun 2020 meningkat kembali dari 10,58% pada September 2019 menjadi 11,84% pada September 2020. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pun meningkat dari 4,44% pada Agustus 2019 menjadi 6,48% pada Agustus 2020. Ketimpangan ekonomi juga sedikit meningkat dan ketimpangan antar wilayah juga sedikit melebar. Namun demikian, walaupun terkena imbas negatif dari Covid-19, IPM Jawa Tengah pada 2020 terus meningkat. Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik dari pemerintah juga terus meningkat. Dampak lain adalah meningkatnya indeks Gini di Jawa Tengah. Indeks Gini di wilayah perkotaan jauh lebih tinggi dibandingkan indeks Gini di wilayah perdesaan. Perbedaan tersebut menunjukkan masalah ketimpangan pendapatan atau pengeluaran masyarakat di wilayah perkotaan lebih tinggi dibanding di pedesaan. Hal ini terjadi karena pandemi COVID-19 menyebabkan menurunnya aktivitas ekonomi di sektor jasa dan usaha informal di daerah perkotaan, sementara di perdesaan aktivitas ekonomi yang di dominasi oleh sektor pertanian masih bisa bertahan. Demikian buku Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 ini kami susun, besar harapan kami buku laporan ini dapat dijadikan sebagai referensi utama dalam pelaksanaan evaluasi kinerja penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2021 untuk penentuan status (peringkat) kinerja daerah secara Nasional di dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Bentuk Informasi Yang Tersedia: Hard & Soft (file_pdf)
Jangka Waktu Penyimpanan: Selama berlaku
Jenis Media Yang Memuat Informasi: https://ppid.jatengprov.go.id/laporan-akuntabilitas-kinerja-pemerintah-provinsi-jawa-tengah-lkjip/
Penanggungjawab Pembuatan Informasi: Ka PPID Utama
Waktu Pembuatan / Penerbitan Informasi: Update data tahun 2021
File :