SEMARANG – Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo memiliki pesan penting untuk perempuan agar tetap kuat dan menjadi manusia unggul di masa sekarang ini. Pesan ini bisa diaplikasikan kepada seluruh perempuan dalam mengarungi kehidupan supaya bisa menjadi lebih kuat.

 

“Pesannya kepada perempuan adalah, agar inovatif, kreatif dan produktif,” kata Atikoh, saat menjadi pembicara melalui siaran langsung Instagram, dengan tema “Work From Heart Emporing Women”, melalui akunnya @atikoh.s, dengan pembawa acara Sinta Pramucitra melalui akun @koneksi.tv, Kamis (8/10/2020).

 

Menurut Atikoh, jika ketiganya bisa dilakukan, maka perempuan akan menjadi orang yang bisa menghadapi segala macam tantangan dengan cerdas. Dengan tantangan itu pula, perempuan akan menjadi manusia unggul.

 

“Percaya saja tantangan itu akan membuat kita naik kelas. Kita akan jadi manusia unggul, karena kita banyak challenge, yang membentuk kita. Kita akan menjadi tahan banting,” tuturnya.

 

Ditambahkan, hal itu juga ditekankan pada kader PKK. Maka tidak heran jika kader PKK di masa pandemi, harus bisa meningkatkan rasa empatinya. Seperti, turut serta dalam peningkatan kedaulatan pangan keluarga dengan beberapa cara, di antaranya memanfaatkan lahan rumah yang tersisa untuk menanam sayur, budidaya lele dalam ember, dan lainnya.

 

“Kedaulatan pangan keluarga bisa berhasil,” beber Atikoh.

 

Menurutnya, tugas PKK amat kompleks. Mulai dari memedulikan orang sejak lahir, hingga persoalan perekonomian. Dia mencotohkan, PKK Pokja 1 harus mengurusi parenting sampai pada mental anak. Melalui PKK, ada juga pendidikan keagamaan, ekonomi, ketrampilan, dan lain-lain.

 

“Bagaimana mereka bisa berkoperasi juga,” imbuh dia.

 

Tidak kalah pentingnya, PKK juga berperan aktif mengurusi kesehatan anak, seperti melalui pengoptimalan posyandu. Kendati saat ini di masa pandemi, justru urusan kesehatan harus lebih ditingkatkan.

 

Sementara itu, Sinta mengakui jika aktivitas Atikoh sebagai Ketua TP PKK Jateng dan istri dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, memang amat sibuk. Namun dengan saratnya aktivitas, Atikoh tetap mampu membagi waktu, termasuk untuk keluarga.

 

“Saya suka, ibu itu tenang dan ceria,” ujarnya. (Ak/Ul, Diskominfo Jateng)