SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pelaku industri untuk beradaptasi di tengah kondisi pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan saat menerima bantuan alat pelindung diri (APD) dan masker dari perusahaan dan lembaga bela diri.

 

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (27/7/2020). Bantuan dari PT Ainiyah Indomitra Sejahtera berupa 1.000 unit hazmat suit, 1.000 pasang shoes cover, 1.000 buah face shield, 1.000 pasang sarung tangan, 1.000 unit masker KN95. Sedangkan Pengurus Provinsi Jawa Tengah Tarung Bebas Indonesia memberikan 30.000 lembar masker.

 

“Saya sampaikan terima kasih, ini semua pasti bermanfaat. Nantinya ini akan membantu tenaga medis dalam menangani Covid-19,” ujar Ganjar Pranowo.

 

Ia pun berpesan kepada pelaku industri untuk dapat beradaptasi dalam menghadapai Covid-19, salah satunya menerapkan protokol kesehatan.

 

“Saya berpesan di sektor industri untuk dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru. SOP, dan protokol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” paparnya.

 

Dalam kesempatan itu, Ganjar menyampaikan pihaknya akan terus mengoptimalkan program Jogo Tonggo, termasuk di lingkungan industri maupun komunitas.

 

“Kita optimalkan Jogo Tonggo. Kalau di pabrik nanti ada Jogo Kerjo, nanti juga ada Jogo Konco untuk komunitas, dan mungkin nanti ada Jogo Pondok. Biasanya kita beres di kantor (protokol kesehatan) tapi di rumah tidak. Maka harus ada adaptasi kebiasaan baru ini,” tuturnya.

 

Sementara, owner PT Ainiyah Indomitra Sejahtera, Viktor Simanungkalit mengatakan, bantuan APD yang disalurkan tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam penanganan Covid-19.

 

“Bantuan itu nanti untuk membantu para tenaga medis yang menangani Covid-19,” ungkapnya.

 

Terkait pesan Gubernur untuk beradaptasi kebiasaan baru di perusahaan, pihaknya telah melaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19. (Wk/Ul, Diskominfo Jateng)