SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap insan media terus menyajikan narasi positif di dalam pemberitaan. Terlebih, di saat seperti sekarang di mana masyarakat masih dihadapkan pada permasalahan pandemi Corona (Covid-19).

 

“Indonesia saat ini butuh pemberitaan yang baik, narasi yang positif dan membanggakan,” ujar Ganjar, usai menemui Perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Selasa (13/10/2020).

 

Menurutnya, situasi saat ini pemberitaan sangat berpengaruh terhadap optimisme masyarakat terutama dalam menghadapi permasalahan pandemi dan ekonomi.

 

“Tantangan berat yang saat ini kita hadapi, ada persoalan pandemi, persoalan ekonomi, dan juga UU Cipta Kerja yang membuat pemberitaan sangat ramai,” jelasnya.

 

Ganjar menilai, sejauh ini cukup banyak jurnalis yang membuat pemberitaan inspiratif, dengan cerita-cerita inspiratif.

 

“Teman-teman PWI ada yang membuat cerita inspiratif. Ini bagus,” ucap gubernur.

 

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, ungkap Ganjar, siap membantu untuk meningkatkan kualitas pemberitaan yang bagus. Salah satunya melalui pelatihan jurnalistik dan lainnya.

 

“Kita ingin bantu, kita ada Diskominfo untuk membuat pelatihan. Saya membuka ruang lebar, kalau bisa bekerja sama nantinya akan mampu meningkatkan kualitas pemberitaan,” terangnya.

 

Namun, Ganjar tidak membatasi ruang gerak wartawan. Selain itu, ia tidak anti terhadap kritikan.

 

“Apakah tidak boleh mengkritik dengan keras, boleh. Saya juga sering dikritik dengan berita yang sangat. Tapi ini bagian dari dinamika, menjadi vitamin yang baik. Tapi saya buruh narasi yang baik, kalau informasinya menyeramkan dan menakutkan, maka optimisme bisa rontok. Hari ini kita butuh semangat itu (narasi positif),” tegasnya.

 

Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Machmud menjelaskan, audiensi pertama setelah pengurus periode 2020-2025 terbentuk itu dilakukan untuk meneguhkan kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya.

 

“Kita menyambungkan apa yang telah dikerjasamakan sebelumnya antara PWI dan Pemprov. Di antaranya program terkait pendidikan dan pelatihan wartawan,” tuturnya.

 

Dalam kesempatan itu, pihaknya sepakat dengan apa yang diharapkan gubernur terkait narasi positif.

 

“Pak Gubernur tadi menyampaikan pentingnya narasi positif. Wartawan atau media untuk bisa menjadi negarawan dalam bekerja,” imbuhnya.

 

Menurut Amir, kerja sama antara PWI dan Pemprov merupakan bentuk keterkaitan untuk kepentingan kemaslahatan masyarakat. Ke depan, dalam situasi pandemi, mereka juga akan memprogramkan agenda sosial.

 

“Kami harap kerja sama dengan pemprov terus berlangsung. Kerja sama ini saling mengait kepentingan bersama untuk kemaslahatan masyarakat luas,” tandasnya. (Wk/Ul, Diskominfo Jateng)