SEMARANG – Sebanyak 13 orang pelamar Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah dinyatakan lolos seleksi administrasi dan maju tahap uji gagasan tertulis. Sedangkan dua orang pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Ketua Panitia Seleksi Pengisian JPT Madya Sekda Provinsi Jateng, Prof Slamet Budi Prayitno menyampaikan, pihaknya telah melakukan verifikasi terhadap 15 orang yang mengajukan lamaran pengisian jabatan Sekda hingga 26 Oktober 2020. Dari keseluruhan, dua orang dinyatakan tidak memenuhi syarat karena tidak mengunggah dokumen atau berkas sesuai syarat. Seperti, tidak melampirkan Penilaian Prestasi Kerja, bukti pelaporan SPT, bahkan ada yang berkasnya hanya terunggah sebagian pada beberapa persyaratan.
“Sehingga, hanya 13 orang pelamar yang berhak mengikuti tahap berikutnya, yakni seleksi uji gagasan tertulis pada 3 November mendatang,” bebernya, Selasa (27/10/2020).
Ditambahkan, dari semua pelamar yang lolos, 11 orang berasal dari Pemprov Jateng. Yakni, Edy Supriyanta, Sujarwanto Dwiatmoko, Urip Sihabudin, Agus Wariyanto, Dyah Lukisari, Dadang Somantri, Sinoeng Noegroho Rachmadi, Mohamad Arief Irwanto, Muhammad Arif Sambodo, Sumarno, dan Muhamad Masrofi. Sementara, dua orang dari pemerintah kabupaten, yaitu Sam’ani Intakoris (Pemkab Kudus), dan Tajudinor (Pemkab Semarang).
Selanjutnya, kata Prof Budi, Pegawai Negeri Sipil yang dinyatakan lolos seleksi administrasi agar melakukan log in untuk mencetak kartu tanda peserta, dan download daftar pertanyaan melalui website apps.bkd.jatengprov.go.id/seleksiterbuka2020.
“Kami mengingatkan kembali bagi peserta agar dapat mempersiapkan fotokopi hasil pemeriksaan kesehatan/ laboratorium sederhana, mengingat batas waktu pengumuman hasil Uji Gagasan Tertulis dengan tahapan Uji Kompetensi (Assessment) sangat singkat,” tandasnya. (BKD Jateng/Ul, Diskominfo Jateng)
Berikut pengumuman selengkapnya :