SEMARANG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo, blak-blakan soal kegiatannya selama pandemi Covid-19. Ia bercerita secara live di Instagram, bareng Ketua TP PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi, Rabu (23/4/2020).
Lebih dari satu jam, Atikoh menceritakan kegiatannya selama pandemi. Meski tidak pernah berstatus ODP maupun PDP, istri Gubernur Jawa Tengah ini berusaha sebaik mungkin mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah saja selama 14 hari. Selain aktivitas pribadi, ia juga berbagi tips menjaga kesehatan dan menangkal Covid-19.
“Sejak 16 Maret stay at home selama 14 hari. Ya, olahraga tipis-tipis. Kagiatan fokus dari rumah,” ujar Atikoh.
Menurutnya, stay at home menjadi ruang refleksi diri. Awal-awal memang terasa sulit, namun itu harus dilakukan demi kepentingan bersama.
“Tetap menjaga kebugaran. Tidur tidak lebih jam 9 malam (pukul 21.00) dan bangun jam 3 (sekitar pukul 03.00), karena jam itu sangat baik untuk intens berkomunikasi dengan Yang di Atas (Allah SWT),” tuturnya.
Meski di rumah, protokol kesehatan tetap dijalankannya dengan baik. Bahkan untuk bertemu dengan putra semata wayangnya, Alam Ganjar Pranowo, Atikoh harus menjaga jarak. Selain itu, ia juga sering mencuci tangan dan memakai masker.
“Kalau biasanya sering memeluk dan dekat dengan Alam, saat ini harus jaga jarak, meski di rumah,” ungkap Atikoh.
Untuk menghilangkan rasa bosan, ia mengaku tetap beraktivitas di dalam rumah, seperti mencuci dan olahraga ringan.
“Yang jelas cucian tambah banyak. Iya kalau di rumah mencuci pakaian, bersih-bersih, dan juga berolahraga. Belajar menjahit bikin masker,” jelasnya.
Setelah waktu 14 hari selesai, rasa empatinya muncul. Atikoh pun terdorong untuk membantu masyarakat yang terdampak virus Corona.
“Di hari ke-15, saya menyalurkan bantuan APD, menengok ODP dan pasien positif dari jarak jauh. Memberi semangat kepada mereka, dan juga menyalurkan bantuan sembako,” lanjutnya.
Kegiatan yang dilakukan di luar rumah tetap sesuai protokol kesehatan. Sampai di rumah, pakaian dan masker yang dikenakan langsung direndam air panas, kemudian dicuci.
“Jaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bervitamin dan nutrisi. Kalau saya lebih suka dengan makanan, tidak multivitamin,” ceritanya.
Atikoh berharap, pandemi Covid-19 segera berakhir.
“Kami (TP PKK) selalu mengedukasi masyarakat untuk terus melawan Corona. Jangan lupa pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” tandasnya. (Wk/Ul, Diskominfo Jateng)

