SEMARANG – Akun Twitter resmi milik Dinas ESDM (@ESDMjateng) diretas. Warga diminta waspada dan tak memercayai unggahan yang dibuat oleh akun tersebut, sejak dua hari terakhir ini.

 

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng Sudaryadi. Menurutnya, akun Twitter resmi instansinya tersebut telah diretas sejak Kamis (11/6/2020).

 

“Praktis, segala informasi dan aduan yang biasanya melalui akun tersebut, tak bisa dilakukan lagi. Padahal biasanya, warga bisa mengadukan perihal penambangan liar dan sebagainya, lewat akun tersebut,” tutur Sudaryadi, dihubungi via telepon, Jumat (12/6/2020).

 

Dikatakan, selain meretas akun, peretas juga mengganti sejumlah kontak yang ditaruh di akun Twitter @ESDMjateng. Oleh karenanya, Sudaryadi meminta warga agar berhati-hati, termasuk dengan potensi penipuan oleh akun tersebut.

 

Saat ini, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Jateng terkait peretasan tersebut. Untuk sementara, warga bisa menghubungi nomor 08112681126 atau email resmi di esdm@jatengprov.go.id.

 

“Kami juga sudah membuat pelaporan kepada Twitter Indonesia terkait peretasan ini,” imbuhnya.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah Riena Retnaningrum mengungkapkan hal serupa. Ia meminta warga lebih berhati-hati terhadap kasus peretasan yang terjadi pada akun media sosial pemerintah.

 

“Oleh karenanya, jika menemui akun twitter yang mencurigakan, seperti yang terjadi pada @ESDMJateng segera laporkan ke kami. Bisa melalui kanal aduan Laporgub. Kini ada lagi kanal aduan melalui WA di nomor 081213100100,” jelasnya.

 

Menurut Riena, kanal aduan tersebut tersedia 24 jam sehari, tujuh hari dalam seminggu. Oleh karenanya, warga diharapkan tak ragu melapor, jika menemui kendala yang dicurigai terjadi peretasan pada akun pemerintah, khususnya Pemprov Jateng. (Pd/Ul, Diskominfo Jateng)